Pattern Flying
Login
Visitors Counter







![]() | Today | 256 |
![]() | Yesterday | 522 |
![]() | This week | 1771 |
![]() | Last week | 2738 |
![]() | This month | 3242 |
![]() | Last month | 12804 |
![]() | Since Jun 2005 | 2405001 |
We have: 2 guests, 3 bots online
Your IP: 38.107.179.230
,
Today: Feb 08, 2012
Your IP: 38.107.179.230
,
Today: Feb 08, 2012
| Article Index |
|---|
| Perjalanan Aeromodelling Indonesia |
| Page 2 |
| Page 3 |
| All Pages |
Page 1 of 3
Siapa sangka bahwa aeromodelling sudah ada sejak awal kemerdekaan negeri kita? Pada saat itu aeromodelling diperkenalkan oleh para anggota TNI AU dan kemudian menyebar luas melalui organisasi-organisasi olah raga dirgantara. Sampai saat ini aeromodelling Indonesia tetap memiliki hubungan yang sangat erat dengan TNI AU, bagaimana tidak, banyak fasilitas aeromodelling yang ditulang punggungi oleh TNI AU, sebut saja tempat terbang club aeromodelling, hampir semua klub aeromodelling menggunakan tanah milik TNI AU. Belum lagi jika ada gelaran besar aeromodelling, TNI AU tidak segan-segan membantu transportasi dengan pesawat Hercules maupun pesawat angkut lainnya. Boleh dikata bahwa TNI AU adalah ayah dari olah raga dirgantara Aeromodelling. Lalu siapa ibunya ? Kalau boleh saya berpendapat bahwa ibunya adalah komunitas sipil aeromodelling. Baiklah kita simak perjalanan aeromodelling Indonesia dibawah ini.
Olahraga Aeromodelling merupakan olahraga Dirgantara yang tumbuh bersama-sama dengan dunia penerbangan baik sipil maupun militer. Di Indonesia pertama kali timbul di lingkungan TNI - AU melalui Kepanduan Pramuka Dirgantara.
Kegiatan pembuatan pesawat model ini dimulai sejak tahun 1946 bersamaan dengan dirintisnya pembuatan pesawat layang pertama di Yogyakarta ( Aeromodeller dan Pandu Udara ) dan berkembang ke kota-kota besar, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Malang dan Solo.
Untuk menampung peminat yang makin banyak maka AURI ( TNI AU ) memberikan wadah "BIRO AERO CLUB" yang dibina oleh Kapten G. Reuneker, dan untuk pertama kalinya diadakan perlombaan pada tanggal 27 Januari 1952 di Pangkalan Udara Cililitan / Halim Perdanakusuma Jakarta yang diikuti Club-Club Aeromodelling kota-kota di Jawa, Sumatera, Kalimantan.Pada 9 April 1953 Biro Aero Club membuka kursus Aeromodelling di Jakarta yang mendapat perhatian besar dari masyarakat. Menyusul perlombaan selanjutnya pada tanggal 17 Mei 1954, yang diikuti oleh Aero Club Jakarta, Bandung, Surabaya, Palembang, Banjarmasin, Makasar, Ambon dan perlombaan ini dilaksanakan setiap tahun.
Juni 1954 untuk pertama kalinya diadakan perkemahan Pandu Udara di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma yang dihadiri oleh 80 Pandu Udara dari seluruh Indonesia. Di dalam perkemahan ini dilaksanakan perlombaan kedirgantaraan. Perlombaan ini merupakan percobaan jajak pendapat untuk melihat animo masyarakat. Tujuan utamanya adalah untuk mendidik pelatih-pelatih khusus hingga pada tahun 1955 telah tercatat 35.000 anggota Pandu Udara di seluruh Indonesia.
Kegiatan Aero Club mulai nampak dengan berdirinya Aero Club di kota-kota besar antara lain : Aviantara di Bandung, Jakarta Aero Club di Jakarta, Pemudara dan Yan Debrito di Yogyakarta, Surakarta Aero Club di Solo, Malang Aero Club di Malang.
Prev - Next >>
| Next > |
|---|
Copyright © 1998-2012 Jaya Aeromodelling Club
All Rights Reserved
Designed by mBanks









