Pattern Flying
Login
Visitors Counter







![]() | Today | 255 |
![]() | Yesterday | 522 |
![]() | This week | 1770 |
![]() | Last week | 2738 |
![]() | This month | 3241 |
![]() | Last month | 12804 |
![]() | Since Jun 2005 | 2405000 |
We have: 2 guests, 3 bots online
Your IP: 38.107.179.229
,
Today: Feb 08, 2012
Your IP: 38.107.179.229
,
Today: Feb 08, 2012
| Article Index |
|---|
| Apakah Aeromodelling ? |
| Page 2 |
| Page 3 |
| All Pages |
Page 1 of 3
Apakah aeromodelling itu ? Siapa pelakunya ? Bagaimana dan dimana kegiatannya ? Jika melihat pada FAI, Aeromodelling adalah sebuah kegiatan olahraga, yang lantas dapat didefinisikan sebagai kegiatan olahraga dirgantara yang terkait dengan perencanaan, perancangan, pembuatan, dan penerbangan pesawat model. Sedangkan pesawat model adalah pesawat udara tak berawak dengan batasan-batasan tertentu yang meliputi batasan ukuran pesawat, batasan mesin dan batasan bentuk. Pesawat tak berawak untuk untuk keperluan pengintaian atau untuk misi ke luar angkasa oleh misalnya oleh militer atau badan luar angkasa, akan disebut sebagai Pesawat tak Berawak atau UAV, Unmanned Air Vehicle dan tidak termasuk pada kategori aeromodelling.
Di Indonesia, kegiatan komunitas aeromodelling ini tidak hanya terfokus untuk kegiatan olahraga dirgantaranya saja, namun juga berkembang menjadi sebuah kegiatan profesi seperti pengambilan foto udara, penyemprotan lahan pertanian dan sebagainya. Umumnya, aeromodeller Indonesia mengawali kegiatan aeromodelling ini sebagai hobby untuk mendapatkan kesenangan. Dan dalam perjalanannya, sang aeromodeller akan memilih jalur mana yang akan digeluti. Apakah akan menjadi atlit, apakah ‘just having fun’, atau masuk ke jalur lain seperti produsen pesawat, pedagang peralatan dan lain-lain.
Secara umum, sekelompok aeromodeller akan membentuk klub, kemudian klub memberitahukan keberadaannya pada Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) yang ada di wilayahnya, FASI ada hampir disetiap propinsi di Indonesia. Pada tingkat propinsi, bernama Federasi Aero Sport Indonesia Daerah (FASIDA), yang kemudian dibelakang nama FASIDA ini disebutkan nama Propinsinya, misalnya FASIDA Jawa Tengah. Pada tingkat nasional, adalah Federasi Aero Sport Indonesia yang merupakan satu-satunya NAC (National Air Sport Controller) di Indonesia. Tiap negara hanya ada 1 NAC yang diakui oleh FAI (Federation Aeronautique International). FASI merupakan anggota FAI, dimana pada tiap gelaran/kejuaraan dunia aero sport, FAI selalu mengirimkan undangan pada anggotanya termasuk FASI. Sejak tahun 2002, FASI memiliki alat organisasi yang bernama PORDIRGA (Persatuan Olah raga Dirgantara), dimana masing-masing PORDIRGA ini membawahi cabang-cabang aero sport yang ada di Indonesia, seperti PORDIRGA Aeromodelling mengurusi Aeromodelling, PORDIRGA Terjun Payung mengurusi terjun payung dan lain-lain.Apabila seseorang hendak bergabung dengan komunitas aeromodelling, hubungi saja klub terdekat di daerah masing-masing, kalaupun kesulitan, hubungi FASIDA setempat, daftar FASIDA bisa dilihat di website PORDIRGA Aeromodelling.
Pada saat ini, olah raga dirgantara aeromodelling di Indonesia memiliki cabang-cabang yang cukup banyak peminatnya, yang mana pada setiap lomba paling tidak ditengarai sekitar 200 personel dipastikan selalu terlibat, baik sebagai atlit, kru maupun penyelenggara. Bicara tentang lomba, prakteknya ada 2 kategori umum pada lomba aeromodelling di Indonesia,
- Kategori Prestasi
- Kategori FunFly
Prev - Next >>
| < Prev |
|---|









